Penyidikan 3 Polisi Gugur Berlanjut, Total Lima Terduga Pelaku Penyerangan Diamankan
SUAPIKIR.com, KATINGAN – Kepolisian kembali menangkap dua terduga pelaku dalam kasus penyerangan terhadap personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Katingan saat operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan, Kamis (02/07/2026).
Dengan penangkapan terbaru ini, total lima orang telah diamankan untuk menjalani proses penyidikan.
Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono membenarkan penangkapan dua terduga pelaku tersebut. Keduanya masing-masing berinisial Y dan L.
“Ada dua,” kata Dodik saat dikonfirmasi, Rabu (08/07/2026).
Menurut Dodik, penyidik masih mendalami peran masing-masing terduga pelaku dalam insiden yang menyebabkan tiga anggota Polri gugur saat bertugas.
“Y dan L. Peran masih didalami,” ujarnya.
Kapolres juga membenarkan jumlah terduga pelaku yang telah diamankan kini menjadi lima orang. Sebelumnya, penyidik telah lebih dulu menangkap tiga terduga pelaku berinisial R, S, dan N.
“Iya,” kata Dodik saat dikonfirmasi mengenai total terduga pelaku yang telah ditangkap.
Penyidik masih mengembangkan perkara tersebut untuk mengungkap keterlibatan masing-masing pelaku serta memburu pihak lain yang diduga ikut menyerang aparat saat operasi penindakan narkotika.
“Kami juga masih memburu pihak lain yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat saat operasi penindakan narkoba di Desa Tumbang Kalemei,” ucapnya.
Sebelumnya, operasi pemberantasan narkotika di Desa Tumbang Kalemei pada Kamis (02/07/2026) dini hari berakhir ricuh setelah personel kepolisian mendapat perlawanan dari sejumlah warga dan keluarga terduga bandar sabu.
Dalam peristiwa itu, Aipda Yudhi Perdana Putra gugur setelah mengalami luka bacok di bagian kepala.
Sementara Aiptu Sumariyanto dan Bripda Nopandri Ramadhana sempat dilaporkan hilang saat menyelamatkan diri dengan menyeberangi Sungai Katingan.
Bripda Nopandri ditemukan meninggal dunia di daerah aliran Sungai (DAS) Katingan pada Sabtu (04/07/2026). Sehari kemudian, Aiptu Sumariyanto ditemukan di wilayah Desa Rantau Asem, sehingga operasi pencarian resmi ditutup.
Salah satu terduga pelaku sebelumnya juga diamankan aparat di sebuah lanting sedot emas di kawasan Desa Tumbang Pariyei, Kecamatan Katingan Tengah.
Hingga kini, seluruh terduga pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif, sementara aparat gabungan terus memburu pelaku lain yang diduga terlibat dalam penyerangan tersebut.




