Motif Diselidiki, Polisi Usut Pembongkaran 14 Makam di Bartim

Belasan makam di Desa Lebo, Barito Timur, Kalimantan Tengah, ditemukan dibongkar oleh orang tak dikenal, Sabtu (27/6/2026).

SUAPIKIR.com, TAMIYANG LAYANG – Sebanyak 14 makam di Tempat Pemakaman Kristen Protestan dan Advent, Desa Lebo, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, Kalimantan Tengah, ditemukan dalam kondisi dibongkar oleh orang tak dikenal. Kepolisian masih menyelidiki pelaku dan motif di balik peristiwa tersebut.

Kasi Humas Polres Barito Timur, AKP Eko Sutrisno, mengatakan dari total makam yang dibongkar, 13 merupakan makam perempuan dan satu lainnya makam laki-laki.

“Mayoritas makam yang dibongkar adalah makam perempuan, antara lain makam Yuneti, Mimis, Tinah, Dewiani, Yusmine, Lusi Mahat, Sania, Diang Alu, Harunim, Liwei, Estina, Ruminah, dan Yuni Tawal. Satu makam laki-laki atas nama Basuni,” ujarnya, Sabtu (27/06/2026).

Hingga kini, polisi belum mengetahui motif pembongkaran makam tersebut. Penyelidikan masih dilakukan oleh Unit Reserse Kriminal Polsek Pematang Karau.

Eko menjelaskan, pihak keluarga almarhum belum mengetahui adanya barang yang hilang maupun perubahan terhadap jenazah. Hal itu karena ahli waris tidak menghendaki dilakukan pembongkaran ulang makam atau ekshumasi.

“Untuk motif dugaan pembongkaran makam masih dalam tahap penyelidikan oleh Unit Reskrim Polsek Pematang Karau,” katanya.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Dari lokasi, petugas mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut.

Barang bukti yang ditemukan berupa sepasang sarung tangan, sebilah kayu, serta dua botol bekas obat batuk. Temuan tersebut akan menjadi bagian dari proses penyelidikan untuk mengungkap pelaku dan motif kejadian.

Kasus ini terungkap setelah salah seorang ahli waris melaporkan adanya lubang bekas galian di makam anggota keluarganya berinisial S pada Selasa (23/06/2026).

Laporan tersebut ditindaklanjuti personel Polsek Pematang Karau bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) dengan melakukan pemeriksaan ke lokasi pada Rabu (24/06/2026).

Dari hasil pengecekan, petugas menemukan sejumlah makam lain dalam kondisi serupa sehingga total terdapat 14 makam yang dibongkar. Peristiwa tersebut menggegerkan warga Desa Lebo.

Hingga berita ini diterbitkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan. Masyarakat diimbau tetap tenang dan menyerahkan proses pengungkapan kasus kepada aparat penegak hukum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *